Jangan Panik, Begini Tips Atur Uang Setelah Punya Bayi

Setelah punya bayi, kalau perencanaan keuangan nggak ditata dengan apik tentu akan membuat kondisi keuangan jadi nggak sehat. (Sebunda.com/Desainer:Diyanpe)

Setelah memiliki bayi, kebutuhan tentu akan semakin bertambah. Bukan hanya kebutuhan pokok, tetapi juga kebutuhan untuk kesehatannya hingga tumbuh kembangnya harus diperhatikan. 

Setelah punya bayi, kalau perencanaan keuangan nggak ditata dengan apik tentu akan membuat kondisi keuangan jadi nggak sehat.

Untuk Bunda-bunda yang baru saja memiliki bayi, yuk, ikuti beberapa tips mengatur keuangan yang sudah Bumin rangkumkan nih dari berbagai sumber. 

Beli barang bayi seperlunya saja

Saat menyambut kelahiran anak, apalagi anak pertama, biasanya Bunda-bunda pasti akan kalap membeli banyak outfit untuk anak.

Salahnya, yang dibeli Bunda kebanyakan adalah baju untuk newborn. Padahal, bayi akan cepat besar sehingga baju newborn mungkin akan sebentar dipakai karena pertumbuhan anak akan semakin cepat. 

Sebaiknya uang untuk membeli baju newborn dialokasikan untuk yang lain saja dan beli baju newborn secukupnya, misal 7-10 stel baju.

Beli barang bekas tapi masih layak pakai

Terkadang perlengkapan bayi memang harganya cukup mahal, contoh seperti stroller, bouncer, hingga peralatan MPASI. 

Namun, Bunda bisa menyiasatinya dengan membeli perlengkapan bekas yang fungsinya masih bagus dan nyaman digunakan. 

Apalagi, kini sudah banyak dijual barang-barang preloved di situs online. Bunda bisa memilih sesuai dengan kebutuhan.

Dengan seperti itu, keuangan pun bisa ditekan dengan baik.

Mulai membuat tabungan anak

Sekarang beberapa bank sudah memiliki layanan untuk tabungan anak. Sebagai langkah persiapan untuk masa depan anak, Bunda bisa membuatkan tabungan anak mulai dari anak masih bayi.

Jadi, keuangan Bunda pun nggak akan terganggu dan Bunda jadi tenang karena masa depan anak sudah terjamin. 

Tabungan anak penting sekali dipersiapkan mengingat biaya pendidikan anak meningkat setiap tahunnya. 

Mulai memprioritaskan apa yang harus dibeli

Agar pengeluaran nggak membengkak, Bunda wajib me-list kebutuhan apa saja yang menjadi prioritas. Misal selain kebutuhan seperti makanan dan sehari-hari, prioritas Bunda yakni membeli kebutuhan anak seperti susu, vitamin, hingga popok.

Jika kebutuhan prioritas sudah terpenuhi, Bunda bisa mengeluarkan uang untuk kebutuhan hiburan lainnya, tapi tetap harus ada batasnya, ya. 

Menambahkan dana darurat

Karena anggota keluarga bertambah, dana darurat otomatis juga harus bertambah. Sebaiknya, tambahkan dana darurat hingga terkumpul sesuai dengan kebutuhan selama 6 bulan ke depan dan kurangi pengeluaran untuk hiburan sesaat. 

Dana darurat ini sangat berguna apabila terjadi hal-hal darurat yang nggak bisa dicover asuransi. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *