Apakah Ngidam di Dalam Islam Diperbolehkan?

Salah satu cara untuk membahagiakan ibu hamil yakni dengan menuruti ngidamnya. (Sebunda.com/Desainer:Diyanpe)

Saat hamil, Bunda biasanya akan merasakan ngidam, yakni menginginkan sesuatu seperti makanan atau barang tertentu. Ada juga yang mengatakan kalau ngidamnya nggak terpenuhi bisa bikin anak jadi ileran. Betul, nggak sih?

Dikutip dari penjelasan Ustaz Bendri Jaisyurrahman, sebelum membicarakan ngidam, kita wajib memahami kalau kehamilan merupakan kabar gembira seperti yang disampaikan dalam firman Allah surah Al Imran ayat 39:

أَنَّ ٱللَّهَ يُبَشِّرُكَ بِيَحْيَىٰ مُصَدِّقًۢا بِكَلِمَةٍ مِّنَ ٱللَّهِ وَسَيِّدًا وَحَصُورًا وَنَبِيًّا مِّنَ ٱلصَّٰلِحِينَ 

Artinya: “Sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kelahiran Yahya, yang membenarkan kalimat (yang datang) dari Allah, menjadi ikutan, menahan diri (dari hawa nafsu) dan seorang Nabi termasuk keturunan orang-orang saleh”

Oleh karena itu, kehamilan harus disambut dengan bahagia dan ibu hamil haus selalu dalam keadaan bahagia. Karena, kebahagiaan ibu akan berpengaruh pada pertumbuhan dan perkembangan janin. 

Ibu hamil yang selalu dalam perasaan senang juga bisa melahirkan bayi dengan kualitas otak yang sempurna. 

Jadi, salah satu cara untuk membahagiakan ibu hamil yakni dengan menuruti ngidamnya. Hal ini tertuang dalam surah Maryam ayat 26:

فَكُلِى وَٱشْرَبِى وَقَرِّى عَيْنًا 

Artinya: “Maka makan, minum dan bersenang hatilah kamu.”

Dalam ayat tersebut dijelaskan jika ibu hamil memiliki 3 hak utama yakni makan enak, minum enak, dan harus bersenang-senang.

Jadi, menurut Ustaz Bendri, menuruti kemauan ibu hamil yang ngidam nggak masalah, selama permintaannya masih wajar dan suami mampu memenuhinya. 

Pastikan Bunda-bunda saat hamil jangan sampai melanggar syariat, ya Bun. Kalau tiba-tiba menginginkan makanan yang ada kandungan babinya misalnya, sebaiknya juga jangan sampai dilakukan. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *