Bumil, Yuk Jalani Pemeriksaan Ini Untuk Pastikan Janin Sehat

Pemeriksaan ibu hamil dari awal hingga melahirkan yang wajib Bunda-bunda ketahui untuk memastikan janin dalam kondisi sehat selalu.(Sebunda.com/Desainer:Diyanpe)

Bunda, saat Bunda dinyatakan positif hamil, ada banyak pemeriksaan yang harus dijalani, lho! Tentunya hal ini bertujuan agar kondisi Bunda dan janin dalam keadaan sehat dan tidak kekurangan apapun. 

Berikut beberapa pemeriksaan ibu hamil dari awal hingga melahirkan yang wajib Bunda-bunda ketahui untuk memastikan janin dalam kondisi sehat selalu. 

 

Tes darah

Dari tes darah, Bunda bisa sekaligus melakukan pemeriksaan seperti tes golongan darah, hemoglobin, tes gula darah, skrining penyakit infeksi, hingga pemeriksaan genetik. 

Dari tes darah ini, nantinya akan diketahui apabila ada kelainan yang dialami ibu hamil ataupun janin.

Seperti dalam tes golongan darah, yakni untuk mengetahui golongan darah dan rhesus ibu hamil untuk mengantisipasi apabila rhesus ibu dan janin berbeda. Sebab, jika rhesus berbeda antara ibu dan janin bisa terjadi inkompatibilitas rhesus. Akibatnya janin bisa mengalami anemia hingga menyebabkan penyakit kuning. 

Tes darah juga bisa sekaligus untuk mengetahui hemoglobin (hb) di mana untuk mengetahui adanya penyakit kurang darah atau anemia. Penyakit anemia harus diobati karena berpengaruh pada kesehatan ibu dan janin.

Selain itu, ada juga tes gula darah yang merupakan bagian dari tes darah untuk mendeteksi ibu mengalami diabetes kehamilan atau tidak.

Tes darah juga sekaligus dilakukan skrining penyakit infeksi termasuk tes untuk mendeteksi hepatitis B, sifilis, HIV, hingga TORCH. Semakin cepat terdeteksi semakin baik untuk mengurangi risiko penularan pada bayi.

Terakhir, tes darah bisa sekaligus untuk pemeriksaan genetik untuk mendeteksi adanya kelainan genetik, contohnya seperti thalasemia. 

 

Tes urine antenatal

Pemeriksaan ini bertujuan untuk mendeteksi apakah ibu hamil menderita gangguan tertentu seperti preeklamsia, infeksi saluran kemih, atau diabetes. 

 

Ultrasonografi (USG)

Pemeriksaan dengan USG setidaknya dilakukan minimal 3 kali selama hamil untuk mengetahui kondisi kesehatan janin.

Pada trimester pertama, USG dilakukan untuk menentukan usia kandungan dan mendeteksi kemungkinan hamil kembar atau kelainan pada janin.

Pada trimester kedua, USG dilakukan untuk menentukan apakah ada kelainan bawaan pada janin, misalnya jantung atau cacat tabung saraf

Pada trimester ketiga, USG dilakukan untuk mengetahui apakah ada kelainan plasenta previa serta untuk mengetahui berat badan bayi, posisi bayi, hingga jumlah air ketuban. 

Nah, itu dia beberapa pemeriksaan kehamilan yang penting dilakukan Bunda-bunda saat positif hamil hingga akan melahirkan. Jangan sampai terlewat, ya. 

Sumber: Alodokter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *