Cara Menghitung Kesuburan dengan Kalkulator Ovulasi

Cara menghitung kesuburan bisa dilakukan dengan mengetahui rentang siklus menstruasi. (Sebunda.com/Desainer:Diyanpe)

Salah satu cara menghitung kesuburan Bunda yakni dengan menggunakan kalkulator ovulasi. Sebab, melakukan program hamil saat ovulasi memberikan banyak peluang untuk segera hamil, lho, Bun. 

Namun, cara ini hanya bisa dilakukan oleh perempuan yang memiliki siklus haid teratur, ya, Bun. 

Cara menghitung kesuburan bisa dilakukan dengan mengetahui rentang siklus menstruasi, yakni sekitar 28-32 hari. Ovulasi sendiri biasanya terjadi di hari ke-11 hingga hari ke-12 dari hari pertama haid, ya. 

Jika Bunda-bunda melakukan hubungan suami istri dengan suami di masa ovulasi, maka peluang sperma dan telur bertemu akan semakin tinggi. Sebab, saat ovulasi indung telur melepaskan sel telur sehingga bisa menyebabkan sel telur dan sperma bisa bertemu.

Dengan mengandalkan kalkulator ovulasi, Bunda-bunda bisa mengetahui waktu suburnya, dan sebaiknya melakukan hubungan suami istri 1-2 hari sebelum masa ovulasi dan saat masa ovulasi. 

Biasanya, saat ovulasi, tubuh Bunda juga akan mengalami beberapa tanda di antaranya keluarnya cairan pada miss v berwarna jernih dan elastis seperti putih telur, nyeri payudara, perut kembung, suhu pada pagi hari naik sekitar satu derajat celcius, dan meningkatnya gairah seksual. 

Kalkulator ovulasi ini juga bisa digunakan Bunda-bunda untuk melakukan KB alami. Jadi, saat sedang masa subur, maka Bunda sebaiknya menghindari hubungan suami istri agar tidak terjadi pembuahan. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *