Kaki Bunda Bengkak Saat Hamil, Normalkah?

Terjadinya pembengkakan pada kaki ibu hamil ini biasanya terjadi karena tubuh sedang bekerja keras untuk menghasilkan darah serta cairan yang membantu pertumbuhan janin. (Sebunda.com/Desainer:Diyanpe)

Salah satu masalah ketika hamil yang sering dikeluhkan ibu hamil yakni kaki yang membengkak. Nggak sedikit ibu yang khawatir saat melihat kakinya tambah membengkak. 

Tapi, apakah kaki yang bengkak saat hamil berbahaya? Berikut penjelasan lengkap yang sudah Bumin rangkum dari mother.ly.

Ternyata pembengkakan saat hamil yang bisa disebut juga edema normal, lho, Bun dan biasa terjadi pada ibu hamil. Sehingga kondisi ini nggak perlu dikhawatirkan.

Terjadinya pembengkakan pada kaki ibu hamil ini biasanya terjadi karena tubuh sedang bekerja keras untuk menghasilkan darah serta cairan yang membantu pertumbuhan janin. Sehingga cairan yang sedang diproduksi ini akan membuat Bunda terlihat bengkak, termasuk pada kaki dan tangan.

Pembengkakan bisa semakin besar jika Bunda melakukan beberapa hal berikut ini:

  • Berdiri terlalu lama
  • Melakukan aktivitas yang banyak
  • Cuaca panas
  • Terlalu banyak makan garam
  • Kadar kalium rendah
  • Tingkat kafein tinggi

Sebaiknya jangan panik dan konsultasikan hal ini pada dokter, ya, Bun.

Lalu, kapan sih pembengkakan itu harus diwaspadai?

Preeklamsia

Sebaiknya mulai waspada ketika pembengkakan disertai dengan tekanan darah yang tinggi saat hamil.

Pembekuan darah

Salah satu gejala mengalami pembekuan darah yakni merasakan nyeri, keras, dan kemerahan pada tubuh. 

Risiko pembekuan darah bisa meningkat saat hamil karena tubuh memproduksi lebih banyak darah. Biasanya, pembekuan darah sering terjadi pada kaki bagian bawah.

Infeksi kulit

Jika pembengkakan disertai dengan infeksi kulit yang disebut selulitis, maka Bunda sebaiknya berkonsultasi pada dokter. Beberapa gejala lainnya yakni demam, nyeri, dan melepuh. 

Lalu, bagaimana cara untuk mengurangi pembengkakan?

  • Sebaiknya pastikan tubuh tetap terhidrasi dengan baik dengan minum air 10 gelas per hari
  • Pastikan sering mengubah posisi dan istirahat
  • Naikan kaki beberapa kali sehari
  • Mengenakan kaus kaki
  • Makan seimbang dan bergizi dengan rendah natrium

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *