Agar Anak Tumbuh Jadi Dermawan Seperti Rasulullah

Walaupun nggak mudah, Bunda-bunda bisa memulai mengajarkan anak menjadi dermawan dari kebiasaan kecil sehari-hari yang bisa dipahami anak. (Sebunda.com/Desainer:Diyanpe)

Siapa sih orangtua yang nggak ingin anaknya memiliki sifat yang dermawan seperti Rasulullah SAW? Ada beberapa cara lho, Bun, yang bisa dilakukan agar anak gemar berbagi sejak kecil.

Sedikit informasi, sifat alamiah anak adalah egosentris, di mana ia hanya memikirkan dirinya sendiri dan menganggap orang lain itu nggak penting. Sebab, mereka belum memiliki sifat empati dan belum bisa melihat segala sesuatu dari perspektif yang lain. Untuk itu, perlu upaya dari Bunda-bunda untuk memperkenalkan sifat berbagi pada anak-anak. 

Walaupun nggak mudah, Bunda-bunda bisa memulai mengajarkan anak menjadi dermawan dari kebiasaan kecil sehari-hari yang bisa dipahami anak.

Berikut Bumin sudah rangkumkan dari berbagai sumber, ya. 

 

Memberikan contoh perilaku yang baik

Bunda, anak-anak merupakan peniru yang baik, maka dari itu contohkanlah hal-hal yang baik agar anak bisa tumbuh menjadi anak yang berakhlak mulia. 

Bunda bisa mulai mencontohkan perilaku berbagi dengan yang lain sehingga anak pun bisa menirunya. Contoh sederhana, Bunda membagikan makanan kepada ayah, kakak, atau saudara sambil mengucapkan kata-kata baik di depan anak untuk berbagi.

 

Hargai barang milik anak

Setiap mainan merupakan hak milik anak. Untuk itu, Bunda pun harus meminta izin apabila ingin meminjam mainan mereka. Jangan lupa juga untuk mengucapkan terima kasih setelah meminjamnya. 

Perlu diperhatikan juga saat meminjam barang anak dikembalikan dengan baik agar mereka sadar bahwa meminjamkan barang pada orang lain tidak akan membuat barangnya rusak.

 

Tumbuhkan rasa empati pada anak

Secara perlahan, ajarkan anak untuk berempati dengan sesama temannya. Ketika ada teman yang ingin meminjam, katakan baik-baik bahwa temannya hanya ingin meminjam sebentar saja karena belum sempat membeli mainan tersebut misalnya.

Bisa juga dengan mengucapkan, ‘nanti temannya sedih kalau barangnya tidak dipinjamkan’, hal ini bisa menambah kepekaan sosial mereka.

 

Jangan paksa untuk berbagi

Jika anak masih belum bisa berbagi, sebaiknya jangan paksa anak, ya. Kenali dulu penyebab anak nggak mau berbagi, kemudian ajarkan secara perlahan. 

Jika Bunda memaksa, efeknya malah membuat anak jadi marah dan semakin tidak ingin meminjamkan barangnya.

Nah, itu dia beberapa tips dari Bumin untuk Bunda. Semoga bermanfaat, ya. 

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *