Anak Susah Dinasehati? Bisa Jadi Karena Hal-hal Ini

Omelan berkenpanjangan justru bisa membuat anak semakin sulit anak untuk dinasehati. (Sebunda.com/Desainer:Diyanpe)

Bunda, pernah nggak sih ngalamin ‘kok anak semakin susah dinasehati’. Kalau sudah seperti itu, sebaiknya jangan langsung membentak anak dan introspeksi diri. Siapa tahu hal ini karena gaya parenting Bunda yang toxic dan tidak disukai oleh anak.

Menurut akun @raisegoodkids, ada 3 hal yang membuat anak akhirnya nggak mau mendengarkan nasihat orangtuanya.

 

Bunda menyuruh anak untuk cepat menemukan solusi saat ada masalah

Cara seperti ini tentu bikin anak jadi tertekan, Bun. Sebaiknya mulai dengan mendengarkan masalah yang dihadapi anak secara lengkap. 

Ajak mengobrol dengan santai dan saling berdiskusi untuk memecahkan masalah tersebut secara bersama. Maka, anak pun dengan senang hati akan mendengarkan nasihat dari Bunda karena komunikasi yang dilakukan Bunda membuat anak jadi tenang. 

 

Jangan menghakimi anak

Ketika anak mendapat masalah, jangan langsung menghakimi anak, apalagi membanding-bandingkan anak dengan orang lain. 

Bicarakan pada anak secara perlahan bahwa Bunda mau mendengarkan masalahnya dan katakan bahwa keluarga adalah tempat yang paling aman untuk mereka. 

 

Bunda jarang memberi perhatian lebih pada anak

Kebanyakan, anak bermasalah dipicu oleh kurangnya perhatian yang diberikan oleh orangtua. Oleh sebab itu, selalu luangkan waktu untuk quality time dengan anak, misalnya memasak bersama, makan bersama, hingga menonton bersama.

Dengan kebiasaan quality time ini, anak pun jadi lebih terbuka dengan apa yang mereka rasakan. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *