Astagfirullah, Ini Dampak Pilih Kasih pada Anak

Jangan sampai Bunda terlalu memanjakan salah satunya dan mengabaikan yang lain, ya dengan berbagai dalih. (Sebunda.com/Desainer:Diyanpe)

Bunda, memiliki banyak anak adalah rezeki dan anugerah luar biasa dari Allah SWT. Rumah pun terasa ramai dan nggak sepi karena kehadiran mereka.

Tapi, jangan sampai Bunda terlalu memanjakan salah satunya dan mengabaikan yang lain, ya dengan dalih ‘anak bontot’, ‘anak perempuan satu-satunya, ‘anak laki-laki satu-satunya’, atau bahkan karena menjadi ‘anak yang paling pintar’.

Mentang-mentang pintar, Bunda selalu mendahulukan kebutuhan salah satu anak dibandingkan anak yang lain. Menurut Buya Yahya, orangtua yang tidak adil pada anak haram dan bisa merusak hati anak. 

“Biasanya orangtua yang memperlakukan tidak adil pada anak itu merusak, misalnya anak bontot dan laki-laki sendiri diperlakukan istimewa, itu merusak yang lainnya. Jadi, yang dispesialkan ini nanti akan bergantung terus dan nggak bisa mandiri. Haram orangtua tidak adil dengan anak-anaknya.”

Dampak buruknya, jika kebiasaan ini terus Bunda lakukan bisa menimbulkan iri dan dengki sesama saudara kandung. Tentu sedih bukan kalau anak-anak kita nantinya malah jadi nggak akur. 

“Biasanya kalau sama anak bontot atau anak perempuan sendiri atau anak laki-laki sendiri, orangtua jadi nggak tegaan untuk mengingatkan. Kalau sebagai orangtua cenderung pada satu anak, padahal anak kita ada 5, maka yang 4 ini akan timbul perasaan iri dan dengki. Dan saat kita wafat nnati, bisa jadi terjadi perebutan warisan karena dari awal kita sudah nggak adil sama anak. 

“Tidak adil bisa merusak hati anak. Anak yang diabaikan akan muncul rasa iri dan dengki sedangkan anak yang dimanja akan memiliki sifat seenaknya sehingga jadi sombong  akhirnya mereka akan susah diatur.”

Namun, jika sekarang Bunda sudah menyadari kalau selama ini belum bisa adil pada anak, Bunda bisa bertaubat dan memohon ampun pada Allah. Berdoalah pada Allah agar anak-anak Bunda tumbuh menjadi sosok yang shaleh dan shalehah.

“Jika sudah menyadari hal ini, sebaiknya ibu-ibu beristighfar dan memohonkan ampun pada Allah dan doakan anak-anak menjadi anak yang shaleh dan lakukan berbagai hal kebaikan seperti sedekah dan tidak boleh mendendam, insya Allah atas izin Allah anak bisa menjadi anak yang shaleh dan shalehah.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *