Kisah Nabi Zakaria yang Tak Lelah Memohon Keturunan pada Allah

Bukan waktu yang sebentar Nabi Zakaria mengharap keturunan dari Allah, yakni hingga usia 80 tahun. (Sebunda.com/Desainer:Diyanpe)

Kisah Nabi Zakaria dalam mendapatkan momongan patut kita jadikan teladan. Sebab, bukan waktu yang sebentar Nabi Zakaria mengharap keturunan dari Allah, yakni hingga usia 80 tahun. 

Di usianya yang tak lagi muda bahkan tidak memungkinkan untuk memiliki anak, Nabi Zakaria terus berdoa dan berikhtiar agar Allah memberikan karunia berupa anak.

Dikutip dari cerita Al Quran untuk anak dari Erlangga For Kids. Nabi Zakaria berdoa kepada Allah dengan lembut agar Allah memberikannya seorang anak. 

“Ya Tuhanku, sesungguhnya tubuhku telah lemah dan kepalaku telah ditumbuhi uban, dan aku belum pernah kecewa dalam berdoa kepada Engkau, ya Tuhanku. Sesungguhnya aku khawatir terhadap penerusku, sedang istriku adalah seorang yang mandul, maka anugerahilah aku dari sisi Engkau seorang putra, yang akan mewarisi sebagian keluarga Yaqub, dan jadikanlah ia, ya Tuhanku, seorang yang diridai oleh-Mu.” QS Maryam ayat 4-6.

Karena kesabaran Nabi Zakaria, Allah pun mengabulkan doa Zakaria melalui firmanNya:

“Hai Zakaria, sesungguhnya Kami memberi kabar gembira kepadamu. Engkau akan memperoleh seorang anak yang bernama Yahya, yang sebelumnya Kami belum pernah menciptakan orang yang serupa dengan dia” – QS Maryam ayat 7.

Nabi Zakaria AS pun berkata, “Ya Tuhanku, bagaimana aku akan mendapatkan anak padahal istriku mandul dan aku (sendiri) sesungguhnya sudah mencapai umur yang sangat tua” – QS Maryam ayat 8.

Masya Allah.

Lalu Allah SWT berfirman, “Demikianlah, hal itu adalah mudah bagiKu dan sesungguhnya telah Aku ciptakan engkau sebelum itu, padahal engkau di waktu itu belum ada sama sekali”. – QS Maryam ayat 9

Mendapat jawaban langsung dari Allah, Nabi Zakaria senang bukan main. Bahkan, malaikat menyampaikan jika Nabi Zakaria akan mendapatkan anak laki-laki yang diberi nama Yahya oleh Allah dan kelak Yahya akan menjadi orang yang mulia yakni menjadi seorang Nabi.

Bunda, dari kisah Nabi Zakaria, kita bisa mengambil hikmah. Salah satunya yakni Allah Maha Mendengar doa kita. Untuk itu, teruslah berdoa untuk Bunda-bunda yang hingga hari ini terus berikhtiar untuk cepat hamil. 

Bukan hal sulit bagi Allah untuk mengabulkan doa Bunda-bunda. 

Selain itu, teruslah berdoa dengan penuh kelembutan seperti Nabi Zakaria agar Allah segera mengabulkan doa kita. Terus juga berbaik sangka kepada Allah bahwa suatu hari nanti Allah akan mengabulkan doa-dao kita untuk segera hamil dan memiliki anak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *