MasyaAllah, Ini Dampak Amal Shaleh Orangtua pada Si Kecil

Amal shalih yang Bunda dan Ayah kerjakan tidak hanya mendatangkan pahala bagi diri masing-masing tapi juga berdampak untuk anak-anak. (Sebunda.com/Desainer:Diyanpe)

Bunda, tahu nggak sih kalau amal shalih yang Bunda dan Ayah kerjakan tidak hanya mendatangkan pahala bagi diri masing-masing tapi juga berdampak untuk anak-anak, baik di dunia juga di akhirat. Masya Allah.

Beberapa dampak kebaikan dari amal shaleh yang dikerjakan orangtua untuk anak-anaknya yakni:

  • Mendapat keberkahan dari Allah seperti senantiasa melakukan kebaikan dan amal shaleh
  • Anak-anak tumbuh dengan baik dan sehat karena kebaikan kedua orangtuanya
  • Allah menjaga anak-anak dan mencukupkan kebutuhannya serta meluaskan rezekinya
  • Anak tumbuh normal dan tidak melakukan penyimpangan 

Hal ini pun sudah terangkum dalam firman Allah di Surah Al Kahfi ayat 82:

وَأَمَّا الْجِدَارُ فَكَانَ لِغُلَامَيْنِ يَتِيمَيْنِ فِي الْمَدِينَةِ وَكَانَ تَحْتَهُ كَنْزٌ لَهُمَا وَكَانَ أَبُوهُمَا صَالِحًا فَأَرَادَ رَبُّكَ أَنْ يَبْلُغَا أَشُدَّهُمَا وَيَسْتَخْرِجَا كَنْزَهُمَا رَحْمَةً مِنْ رَبِّكَ

Artinya: “Adapun dinding rumah (yang ditegakkan Khidir -pen) adalah kepunyaan dua orang anak yatim di kota itu, dan di bawahnya ada harta benda simpanan (berupa lembaran emas yang tertulis padanya ilmu) bagi mereka berdua. Ayah kedua anak tersebut adalah seorang yang salih, maka Tuhanmu menghendaki ketika mereka sampai pada masa kedewasaannya kemudian mengeluarkan simpanannya itu, sebagai rahmat dari Tuhanmu.”

Ayat tersebut mengisahkan tentang kisah Nabi Musa dan Khidir saat melalui perkampungan. Kala itu, keduanya meminta hak-hak tamu pada penduduk kampung, namun mereka tak mau menganggap Nabi Musa dan Nabi Khidir sebagai tamu. Kemudian keduanya mendapati tembok miring dan roboh, kemudian Nabi Khidir menegakannya. 

Perbuatan Nabi Khidir sesuai dengan firman Allah dalam Surah Al Kahfi ayat 82 tersebut di mana Allah telah menjaga harta anak yatim karena kebaikan orangtuanya. 

Dalam tafsir Ibnu Katsir, disebutkan bahwa kedua anak tersebut dijelaskan sebagai keturunan ke tujuh. Dalam penafisran ini dapat diambil kesimpulan jika kebaikan orangtua tidak hanya berdampak pada anaknya langsung, tetapi juga keturunannya. 

Maka dari itu, perbanyaklah amal shalih, agar perbuatan Bunda dan Ayah bisa menjadi kebaikan untuk anak-anak di dunia dan akhirat. Allahuma Aamiin.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *