Maulid Nabi: Yuk, Ajarkan Si Kecil Mencintai Rasulullah SAW

Sebagai seorang muslim, Bunda wajib mengajarkan 3 hal pada anak yakni cinta Allah, cinta Al Quran, dan juga cinta Rasulullah. (Sebunda.com/Desainer:Diyanpe)

Di momen peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW kita bisa mengajarkan anak untuk mencintai Rasulullah SAW.

Sebagai seorang muslim, Bunda wajib mengajarkan 3 hal pada anak yakni cinta Allah, cinta Al Quran, dan juga cinta Rasulullah. 

Hal ini sesuai hadis yang diriwayatkan oleh At-Tabrani dari Ali bin Abi Thalib RA bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Didiklah anak-anakmu atas tiga hal:  mencintai nabimu, mencintai ahli baitnya dan membaca Alquran. Sebab, orang yang mengamalkan Alquran nanti akan mendapatkan naungan Allah pada hari ketika tiada naungan kecuali dari-Nya bersama para nabi dan orang-orang yang suci.”

Mengajarkan anak untuk mencintai Rasulullah, juga bukan semata-mata sebagai syarat seorang muslim, tetapi lebih dari itu. Yakni sekaligus menanamkan keteladanan dan budi pekerti mulia pada anak. 

Menurut Aisha Mohammad, Konselor/Psikolog berpengalaman di Geneva B. Scruggs Community Health Center di New York, Bunda-bunda bisa mengajarkan kecintaan pada Rasulullah dengan selalu menceritakan kisah perjuangan Rasulullah.

Agar lebih menarik, Bunda bisa membeli buku khusus anak-anak yang menceritakan perjuangan Rasulullah dan bagaimana Rasulullah sangat mencintai umatnya. Waktu terbaik untuk menceritakan kisah Nabi sebaiknya dilakukan menjelang tidur. 

Di sini, Bunda pun bisa mengembangkan cerita tentang kisah Nabi agar anak lebih tertarik, tentunya jangan sampai mengubah makna, ya. 

Selain itu, kita pun bisa menerapkan berbagai sunnah Rasulullah pada anak, misalnya sebelum tidur harus berwudhu agar tidak diganggu jin, makan dengan menggunakan tangan kanan, hingga selalu mencontohkan untuk bersikap lemah lembut dan baik pada setiap orang. 

Agar pesan yang disampaikan juga bisa sampai ke anak, pastikan Bunda selalu melakukan hal ini setiap hari dan berkali-kali.

Bunda dan Ayah di rumah juga sebaiknya selalu mencontohkan perilaku tentang kebiasaan-kebiasaan baik Rasulullah SAW.

Jadi, mencintai Rasulullah juga bukanlah hal yang diungkapkan, tetapi diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga bisa melekat dalam hati anak dan menjadikannya anak shaleh dan shaleha. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *