Tirulah Cara Rasulullah Mendidik Anak, Nggak Pernah Marah

Saking penyayangnya, Rasulullah dikenal sosok yang gemar memeluk anak kecil. (Sebunda.com/Desainer:Diyanpe)

Bunda, salah satu teladan kita untuk mendidik anak adalah Rasulullah SAW. Rasulullah dikenal sebagai seseorang yang lemah lembut dan tak pernah marah saat mendidik anak. Bahkan, saking penyayangnya, Rasulullah dikenal sosok yang gemar memeluk anak kecil.

Berikut beberapa teladan Nabi Muhammad SAW yang bisa Bunda-bunda terapkan agar anak tumbuh menjadi anak yang shaleh dan shaleha.

  1. Nggak pernah marah dan mencela anak

Dalam setiap perbuatannya, Rasulullah selalu melakukan segala hal dengan lemah lembut dan tidak pernah mencela anak-anaknya. Dilansir dari Republika, Rasulullah selalu mengoreksi kesalahan anak-anaknya dengan baik tanpa marah-marah atau melakukan kekerasan.

Hal ini karena Rasulullah sudah membiasakan diri untuk berbuat baik, memiliki rasa malu untuk berbuat salah, sehingga anak-anak Rasulullah juga tumbuh dalam kepekaan terhadap suasana hati orangtuanya. 

  1. Mengajarkan tauhid sejak dini

Sebagai kekasih Allah, Rasulullah langsung mengajarkan tauhid dan mengenalkan Allah pada anak-anaknya. Rasulullah juga selalu melibatkan anak-anaknya untuk mengikuti kajian agama secara rutin.

  1. Mencontohkan perilaku yang baik pada anak

Rasulullah pun selalu mencontohkan akhlakul karimah pada anak-anaknya, bukan hanya akhlak pada Allah, tetapi juga akhlak terhadap sesama manusia. 

Hal ini juga tertuang dalam sabda Nabi Muhammad SAW:

قَالَ النَّبِيُّ عَلَيْهِ الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ: {مَا نَحَلَ وَالِدٌ وَلَدَهُ أَفْضَلَ مِنْ أَدَبٍ حَسَنٍ}.

Artinya: “Tidak ada pemberian seorang ayah untuk anaknya yang lebih utama dari pada (pendidikan) tata krama yang baik.” (HR. Imam At-Tirmidzi – Imam Al-Hakim)

  1. Selalu mendoakan anak

Nabi Muhamad SAW bersabda: “Janganlah mendoakan keburukan atas diri kalian, janganlah mendoakan keburukan atas anak-anak kalian, janganlah mendoakan keburukan atas pembantu-pembatu kalian……(HR Abu Daud).

Dalam hadis tersebut ada seruan untuk selalu mendoakan kebaikan anak. Sebab, anak merupakan amanah luar biasa yang dititipkan oleh Allah SWT. Doa yang baik tentu akan memberikan kebaikan pada anak.

  1. Selalu mengajarkan tanggung jawab dan amanah

Rasulullah juga selalu mengajarkan anak tanggung jawab dan amanah sejak dini, termasuk tanggung jawab untuk beribadah kepada Allah. Seperti mewajibkan anak-anaknya untuk shalat.

Rasulullah SAW bersabda:

مُـرُوْا أَوْلاَدَكُمْ بِالصَّـلاَةِ وَهُمْ أَبْنَاءُ سَبْعِ سِنِيْنَ، وَاضْرِبُوْهُمْ عَلَيْهَا، وَهُمْ أَبْنَاءُ عَشْرٍ، وَفَرِّقُوْا بَيْنَهُمْ فِي الْمَضَاجِعِ.

Arti sabda tentang mendidik anak itu yakni: “Suruhlah anak kalian salat ketika berumur 7 tahun, dan kalau sudah berusia 10 tahun meninggalkan salat, maka pukullah ia, dan pisahkanlah tempat tidurnya (antara anak laki-laki dan anak wanita)”. (HR Abu Dawud)

Nah, itu dia Bunda beberapa cara mendidik anak yang penuh lemah lembut seperti ajaran Nabi Muhammad SAW. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *