Heboh Soal Norovirus, Benarkah Berbahaya? Yuk Cek Faktanya Bun!

Benarkah norovirus berbahaya, terutama untuk si kecil? Sebelum panik, sebaiknya santai dan tetap kalem, ya, Bun. (Sebunda.com/Desainer:Diyanpe)

Belum selesai soal pandemi Covid-19, kini muncul lagi norovirus yang bikin heboh dan panik. Bahkan, berita soal norovirus pun trending di beberapa platform.

Lalu, benarkah norovirus berbahaya, terutama untuk si kecil? Sebelum Bunda-bunda panik dan overthingking, sebaiknya santai dan tetap kalem, ya, Bun. Karena Bumin sudah merangkum informasi fakta lengkap soal norovirus. Yuk dicek Bun!

 

Bukan jenis virus baru

Norovirus bukanlah virus baru, Bun, sebab virus ini pertama kali muncul pada tahun 1972. Norovirus merupakan salah satu virus yang menyebabkan diare dan muntah. Virus ini bisa menyebar melalui makanan dan minuman. 

Dilansir dari Kompas, sekitar 70 mahasiswa dari universitas di Taiyuan, Provinsi Shanzi, China, mengalami diare dan muntah-muntah. Karena kasus ini, nggak sedikit masyarakat yang khawatir apabila kasus norovirus akan terjadi seperti Covid-19. Jadi, jangan panik dulu ya Bunda-bunda. 

Dalam beberapa kasus, infeksi norovirus bisa terjadi saat musim dingin. Masa penularan virus ini pun cukup lama yakni hingga 8 minggu. Namun nggak perlu cemas karena virus ini pun infeksinya akan berkurang seiring waktu.

Bahkan, seseorang bisa melakukan aktivitas setelah bebas dari gejala selama 48 jam atau selama dua hari. 

 

Gejala norovirus

Berikut beberapa gejala seseorang yang terjangkit norovirus:

  • Mual
  • Muntah
  • Sakit perut atau kram
  • Diare encer
  • Merasa tidak enak badan
  • Demam ringan
  • Nyeri otot

Gejala ini biasanya akan muncul 12-48 jam setelah terinfeksi norovirus. Namun, gejala ini bisa sembuh hingga 1-3 hari dan tidak mengancam jiwa.

Namun, dalam beberapa kasus, infeksi norovirus bisa menyebabkan dehidrasi parah karena terus BAB yang tentunya membahayakan. 

Dilansir dari CNN Indonesia, belum ada obat antivirus yang bisa mengobati norovirus, tetapi penyakit ini akan berangsur menghilang dengan sendirinya pada orang yang sehat. 

 

Pencegahan norovirus

  • Mencuci tangan dengan sabun terutama setelah menggunakan toilet dan mengganti popok
  • Hindari makanan yang terkontaminasi
  • Cuci buah dan sayuran sebelum dimakan
  • Masak seafood sampai bersih
  • Buang muntahan atau kotoran secara hati-hati karena khawatir bisa menyebar lewat udara
  • Hindari bepergian hingga gejala mulai menghilang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *