Si Kecil Mulai GTM? Bisa Jadi Ini Penyebabnya!

Untuk bunda yang baru pertama kali jadi ibu tenang bun, jangan panik. GTM merupakan prilaku wajar seorang bayi. (Sebunda.com/Desainer:Diyanpe)

Gerakan tutup mulut atau GTM pada bayi memang stressful ya Bun! Belum lagi rasa bersalah karena takut si kecil kekurangan gizi.

Untuk bunda yang baru pertama kali jadi ibu tenang bun, jangan panik. GTM merupakan prilaku wajar seorang bayi yang pada umumnya disebabkan pemilihan menu MPASI yang kurang tepat, sehingga bayi nggak menikmati menu MPASI.

Berdasarkan penelitian dari IDAI, salah satu penyebab gerakan tutup mulut atau GTM yakni karena inappropriate feeding practice, yakni kondisi di mana Bunda nggak bisa memberikan makanan yang sesuai usia si kecil.

Selain itu, GTM juga bisa disebabkan oleh rasa bosan pada makanan yang itu-itu saja, sakit, tidak lapar, hingga trauma.

Pemberian makanan yang tepat untuk si kecil, nggak hanya memperhatikan menu makanannya saja, tetapi juga memperhatikan waktu pemberian makanan, banyaknya jumlah makanan yang diberikan, kualitas makanan, dan penyajian makanan yang disesuaikan dengan perkembangan anak.

Bunda juga harus memperhatikan tekstur makanan dan jumlah yang diberikan agar si kecil nyaman dan lahap mengonsumsi MPASI. Sebelum masa MPASI, Bunda bisa belajar dulu soal tekstur dan pemberian makanan yang bagus agar terhindar dari GTM.

Berikut panduan tekstur MPASI untuk bayi sesuai dengan IDAI:

Usia 6-8 bulan

  • Di usia ini, bayi baru mengenal tekstur baru, sebaiknya berikan makanan yang di puree atau bubur saring. Sebaiknya, perkenalkan bayi dengan sayur dan buah-buahan terlebih dahulu, setelah itu bisa dicampur dengan bahan lainnya.

Usia 9-11 bulan

  • Bunda bisa menaikkan tekstur yang lebih kasar di usia ini sebab pencernaan bayi sudah lebih kuat.

Usia 12-23 bulan

  • Di usia 1 tahun ke atas, Bunda sudah bisa memberikan makanan keluarga untuk bayi, tapi sebaiknya makanan dengan ukuran besar dipotong kecil-kecil, ya.

Nah saat momen GTM si kecil tiba, jangan lupa untuk  mengecek kembali menu serta tekstur makanan yang Bunda buat ya. Dan jangan lupa variasikan menu MPASI agar si kecil tidak bosan. Mungkin menu MPASI ala Dwi Handayani Syahputri ini bisa bunda coba!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *