Tips Mengatur Keuangan Keluarga Saat Pandemi

Perlu strategi mengatur keuangan agar tetap bisa survive di tengah pandemi ini. (Sebunda.com/Desainer:Diyanpe)

Saat pandemi Covid-19 keuangan jadi nggak menentu, bisa saja karena ada kebijakan dari kantor yang tidak bisa membayar full gaji Ayah dan Bunda, atau bisnis yang Ayah dan Bunda jalankan jadi sepi. 

Untuk itu, perlu strategi mengatur keuangan agar tetap bisa survive di tengah pandemi ini. Bismillah ya, Bun. Mari berikhtiar bersama.

Berikut Bumin berikan beberapa tips dari berbagai sumber agar keuangan Bunda jadi stabil di masa pandemi ini. 

 

Atur kebiasaan makan

Dengan mengatur kebiasaan makan ternyata bisa bikin hidup jauh lebih hemat, lho, Bun. Agar keuangan stabil, nggak sedikit pada financial planner yang menyarankan untuk memulainya dari porsi makanan. 

Misalnya tidak terus-terusan jajan di luar dan mulai membiasakan diri untuk masak di rumah. Misalnya saja biasanya sekali makan di luar bisa habis Rp 500 ribu untuk satu keluarga, sekarang Rp500 ribu bisa untuk makan selama satu minggu dengan lauk yang beragam dan tentunya sehat.

Selain itu, Bunda juga bisa me-list daftar belanjaan apa saja yang akan dibeli untuk satu minggu ke depan. Hal ini memudahkan agar tidak ada makanan yang terbuang karena kalap belanja sayur atau buah di pasar. 

Dengan menerapkan pola seperti ini tentu akan ada banyak uang lebih yang bisa ditabung. Selain itu gizi dan kesehatan keluarga pun terjamin karena Bunda-bunda selalu menyediakan makanan yang bagus dan bergizi. 

Saat ayah bekerja, Bunda pun bisa membawakan bekal untuk ayah, sehingga ayah nggak pelru mengeluarkan uang untuk jajan di luar. 

 

Kenali perbedaan kebutuhan dan keinginan

Sebagai ibu rumah tangga yang bijak dan melek keuangan, Bunda sudah harus bisa memilah untuk membeli barang sesuai kebutuhan bukan keinginan.

Saat akan membeli barang, pastikan jika barang tersebut akan dipakai dalam jangka waktu yang lama. Hal ini untuk menghindari menghambur-hamburkan uang untuk hal yang tidak perlu. Sisanya, Bunda bisa alokasikan dana untuk tabungan dan investasi. 

 

Membuat batasan anggaran

Dengan membuat anggaran keuangan dalam sebulan akan memudahkan Bunda untuk memilah uang yang akan digunakan untuk sehari-hari dan uang tabungan.

Misal, setelah gajian, Bunda langsung menghitung kebutuhan untuk membayar listrik, air, cicilan, hingga makanan. Setelah itu sisanya bisa langsung ditabung.

Hal ini dilakukan agar Bunda bisa mengendalikan keuangan, bisa nggak bisa harus cukup uang segini, misalnya.

Nah, itu dia Bun beberapa tips agar yang bisa Bunda lakukan agar keuangan sehat. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *