Umur Berapa Bayi Boleh Disunat?

Kapan sih waktu terbaik untuk menyunat anak laki-laki? Benarkah saat baru lahir atau setelah masuk sekolah? (Sebunda.com/Desainer:Diyanpe)

Sunat pada anak laki-laki hukumnya wajib di dalam Islam. Sunat sendiri merupakan tindakan memotong kulit luar ujung kemaluan laki-laki yang disebut quluf. 

Selain kewajiban, sunat pada laki-laki juga memiliki banyak manfaat. WHO menyebutkan jika sunat pada laki-laki bisa mengurangi risiko terinfeksi penyakit kelamin dan tersumbatnya saluran kencing. 

Lalu, kapan sih waktu terbaik untuk menyunat anak laki-laki? Benarkah saat baru lahir atau setelah masuk sekolah?

Daripada bingung, berikut penjelasan soal sunat menurut Islam dilansir dari Bincang Syariah.

Dalam Islam sendiri nggak ada ketentuan menyunat anak di usia tertentu. Namun, saat sudah memasuki usia baligh, di mana sudah diwajibkan shalat, maka laki-laki harus segera disunat.

Disebutkan dalam kitab Alfiqhul Islami Wa Adillatuhu, Syaikh Wahbah Azzuhaili menyatakan bahwa menyunat anak pada saat baru lahir dan berusia 7 hari hukumnya makruh. 

Ada juga pendapat lain menurut Imam Almawardi, jika usia terbaik untuk menyunat anak yakni sebelum anak mencapai usia baligh yakni pada usia 7-10 tahun. 

Sedangkan dari sisi kesehatan, WHO menyarankan agar anak disunat pada usia 7-14 hari. Hal ini karena di usia 7-14 hari anak belum merasakan sakit yang bisa menimbulkan trauma. Pembuluh darah juga masih kecil sehingga risiko pendarahan bisa dihindari.

Berdasarkan beberapa pertimbangan, Bunda-bunda bisa mendiskusikan hal ini dengan suami, mengingat dalam agama Islam tidak ada aturan baku untuk menyunat anak di usia tertentu. Yang penting jangan sampai melebihi usia baligh anak. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *