Ayah, Yuk Bantu Bunda Happy Selama Postpartum Pasca Melahirkan

Dukungan Ayah tentu diperlukan agar Bunda bisa melewati masa-masa pospartum depresi sesegera mungkin. Ayah bisa memulainya dengan membuat bunda happy kembali. (Sebunda.com/Desainer:Diyanpe)

Postpartum depression adalah kondisi di mana ibu mengalami depresi setelah melahirkan. Hal ini bisa terjadi karena ketidakseimbangan zat kimia di dalam otak. Dan ini bukan salah bunda ya ayah.

Jika membandingkan dengan baby blues, gejala depresi postpartum tentu saja berbeda. Sebab, baby blues lebih mengarah pada mood swing Bunda dan biasa terjadi 1-2 minggu setelah melahirkan. Sedangkan postpartum depresi biasanya menyebabkan Bunda jadi putus harapan dan merasa bukan ibu yang baik hingga tidak mau mengurus bayi. 

Di saat seperti ini, dukungan Ayah tentu diperlukan agar Bunda bisa melewati masa-masa pospartum depresi sesegera mungkin. Ayah bisa memulainya dengan membuat bunda happy kembali.

Berikut 3 hal yang bisa Ayah lakukan untuk membantu Bunda melewati masa postpartum yang dilansir dari healthpartners.com.

Bantu Bunda mengenali perubahan yang terjadi

Pertama, ayah harus lebih peka lagi saat mengenali gejala baby blues atau postpartum yang dialami Bunda.

Hal ini penting agar Ayah segera mengetahui apa yang harus dilakukan ketika Bunda mengalami depresi postpartum.

Selain itu, ajaklah Bunda untuk mengobrol berdua saja sambil memijatnya dan pancing Bunda untuk menceritakan apa yang sedang ia rasakan. 

Ajak Bunda ke psikolog atau dokter

Setelah mengetahui uneg-uneg yang dialami Bunda dan menunjukan gejala postpartum depresi, sebaiknya segera ajak Bunda ke psikolog atau dokter.

Tenangkan hati dan temani Bunda agar bersedia menemui psikolog untuk membantu meredakan postpartum depresi yang dialaminya. 

Jika Bunda masih merasa cemas, Ayah bisa ikut untuk berkonsultasi bertiga bersama dokter atau psikolog. Dukungan ini tentu akan sangat berarti dan membuat Bunda semakin lebih baik.

Tawarkan bantuan lain

Jika psikolog belum terlalu membantu, Ayah bisa menawarkan dukungan lain yang membuat Bunda semakin lebih baik. Misalnya dengan membantu Bunda sama-sama mengurus bayi. Sehingga bunda tidak merasa ditinggal sendirian saat mengurus bayi seharian.

Tidak perlu melulu mengambil alih peran bunda. Terkadang perbuatan kecil yang terkesan manis dan hangat pun sudah cukup.

Coba sesekali ayah membuatkan bunda masakan spesial, menyuapinya saat sedang menyusui, atau sigap mengganti popok. Tak hanya itu jangan lupa untuk selalu memberikan kalimat positif agar Bunda nggak merasa menjadi orangtua yang gagal.

Semangat terus menjadi ayah dan bunda ya, semoga Allah memberkahi dan meringankan langkah demi langkah ayah dan bunda dalam membesarkan si kecil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *