Bun, Begini Caranya Jadi Ibu Rumah Tangga yang Bahagia

Meskipun pekerjaan sebagai ibu rumah tangga nggak ada habisnya, Bunda-bunda tetap bisa kok bahagia. (Sebunda.com/Desainer:Diyanpe)

Pekerjaan rumah yang nggak ada habisnya kadang membuat Bunda-bunda jadi stres, belum lagi kalau anak nangis atau rewel. Meskipun pekerjaan sebagai ibu rumah tangga nggak ada habisnya, Bunda-bunda tetap bisa kok bahagia. 

Melalui channel youtube iburakarayi, Putri Sari, berbagi cerita agar menjadi ibu rumah tangga yang bahagia, apalagi jika Bunda-bunda dulunya adalah seorang yang aktif lalu begitu menikah memutuskan menjadi ibu rumah tangga saja. 

 

Mengingat kembali alasan menjadi ibu rumah tangga

Pertama, saat Bunda mulai merasa lelah, ingat-ingat kembali yuk alasan saat memilih menjadi ibu rumah tangga. Hal ini dilakukan agar pelan-pelan belajar menerima kondisi yang sekarang. 

 

Membuat jadwal harian

Kalau Bunda-bunda berkomitmen dan membuat jadwal harian dengan disiplin, Bunda akan disibukkan dengan hal-hal positif. Sehingga menghindari terjadinya overthinking yang bikin Bunda jadi stres. Jangan lupa juga untuk memasukan me time, ya.

“Kita butuh waktu untuk diri kita sendiri, kita butuh waktu untuk membuat diri kita happy supaya menjadi ibu yang happy untuk anak yang happy. Me time bisa seperti membaca buku, movie date dengan suami atau ngobrol,” jelasnya.

 

Fokus berkegiatan dengan aman

Saat sedang bermain dengan anak, sebaiknya fokus saja dengan anak ya, Bun.

“Jadi, kita kan sudah punya me time, jadi saat lagi sama anak kita full memperhatikan anak. Misalnya menemani anak baca buku, jangan sambil liat sosmed atau HP. Karena bikin fokus ibu jadi overload, ruwet, dan akhirnya malah jadi marah-marah sama anak,” tambahnya. 

 

Kenali hal yang memicu dan meredakan emosi

Bunda, harus tahu juga apa yang bisa memicu emosi serta meredakan emosi, sehingga memiliki management emosi yang baik.

“Misalnya, kita ini mulai emosi kalau sudah kelelahan, jadi harus ada jeda dari beberapa kegiatan, seperti setelah memasak istirahat sebentar. Kemudian, berdasarkan pengalaman saya, menurunkan posisi tubuh seperti berjongkok dari posisi sebelumnya juga bisa mengatasi marah,” tambah Iput. 

 

Curhat dengan suami atau keluarga

Ketika ada masalah, sebaiknya Bunda juga curhat kepada suami atau orang yang paling Bunda percaya untuk sekedar melepaskan beban.

“Bisa curhat pada suami, keluarga, atau orang terdekat, siapa pun yang kita percaya apa yang sedang kita rasakan,” jelasnya. 

 

Bekerja secukupnya dan menerima bantuan dari orang lain

Bunda juga harus sadar bahwa kita hanyalah manusia biasa yang nggak bisa melakukan apa-apa sendiri. Jadi, sebaiknya jangan terlalu keras bekerja dan apabila sudah lelah minta tolong pada orang lain. 

“Kalau lagi capek bersih-bersih kita bisa sewa jasa bersih-bersih lewat aplikasi online. Atau kita lagi malas masak bisa beli delevity juga. Jadi, dibawa gampang aja jangan memaksakan diri,” jelasnya. 

 

Refreshing

Salah satu jenis refreshing yang bisa dilakukan yakni dengan berolahraga karena olahraga bisa menaikan mood kita. 

Jangan lupa juga untuk belajar agama agar kita semakin sadar dan yakin bahwa segala sesuatunya sudah diatur oleh Allah. 

“Kita ditempatkan jadi ibu rumah tangga pasti ada tugasnya dan ada manfaatnya buat sekitar. Biar kita semakin ikhlas,” lanjutnya. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *