Bunda, Saat Hamil Jangan Marah-Marah, ya! Ini Sebabnya

Benarkah perubahan emosi seperti marah-marah saat hamil juga akan berpengaruh sama janin? (Sebunda.com/Desainer:Diyanpe)

Saat hamil, hormon pada perempuan pasti mengalami perubahan seperti saat akan menstruasi. Seperti payudara yang mulai nyeri hingga mood swing. Dalam beberapa kasus, perempuan akan tiba-tiba jadi lebih cepat marah, kemudian senang dan tiba-tiba menjadi sedih

Lalu, benarkah perubahan emosi seperti marah-marah saat hamil juga akan berpengaruh sama janin? Dilansir dari Alodokter, sering marah saat hamil salah satunya bisa bikin ibu hamil jadi nggak nyaman. Seperti sulit tidur, adanya tekanan pada kantong kemih hingga merasa kepanasan. 

Diketahui apabila ibu hamil marah akan dipenuhi dengan hormon kortisol dan adrenalin. Hal ini akan membuat ibu jadi merasa tegang hingga depresi. Akibatnya, janin menjadi aktif secara berlebihan dan bisa menyebabkan terjadinya keterlambatan pertumbuhan. 

Apabila perubahan hormon pada Bunda-bunda menyebabkan nggak bisa menahan emosi, sebaiknya Bunda-bunda melakukan tips berikut ini agar emosi bisa terkontrol.

  • Meminta dukungan pada pasangan dan keluarga terdekat  yang bisa membuat emosi lebih stabil
  • Sebaiknya puasa sosmed agar terhindar dari perasaan marah atau insecure
  • Perbanyak waktu istirahat, tidur selama 8 jam sehari. Sebab, kurang tidur juga bisa membuat mood Bunda jadi berantakan.
  • Meluangkan waktu untuk melakukan hobi yang disukai dan bisa membuat bahagia
  • Jika masih ada yang mengganjal, sebaiknya Bunda menulis diary. Terapi menulis ternyata bermanfaat untuk meluapkan emosi, lho!
  • Aktif bergerak dan berolahraga

Nah, itu dia Bunda beberapa tips yang bisa Bunda-bunda lakukan agar mood swing saat hamil bisa dikendalikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *