Mom Shaming: Ringan di Lidah, Berat di Psikologis Bunda

Korban mom shaming akan mengubah pola asuh menjadi lebih intens (Sebunda.com/Pixabay)

Assalamualaikum Bunda. Seringkali kita tidak sadar dengan perkataan yang kita ucapkan. Apakah perkataan itu bisa membuat orang lain sakit hati atau malah merasa malu. Seperti halnya mom shaming, seringnya pelaku mom shaming merasa tidak melakukan perbuatan ini.

Sebab, mereka menganggap itu hanyalah ucapan belaka. Sebab itu mereka tidak mengambil pusing dengan efek psikologis yang ditimbulkan setelahnya. Padahal efek psikologis ini sangat berat bagi korban, bahkan bisa berlangsung dalam waktu yang lama.

Dari pendapat Richard A. Honaker, MD, FAAFP, bahwa ibu yang menjadi korban mom shaming akan mengubah pola asuh menjadi lebih intens dengan ekspektasi yang lebih tinggi pada anak. Tentu ini akan berbahaya bagi si kecil, karena bisa menyebabkan over-parenting.

Biasanya ibu yang mengalami over-parenting cenderung memasukkan anaknya ke banyak kegiatan sekaligus. Pastinya kegiatan tersebut bisa mengurangi waktu bermain anak. Bila si kecil merasa tertekan karena kurangnya waktu bermain, ini bisa berdampak pada kesehatan mentalnya.

ibu yang menjadi korban mom shaming akan mengubah pola asuh menjadi lebih intens dengan ekspektasi yang lebih tinggi pada anak. Tentu ini akan berbahaya bagi si kecil, karena bisa menyebabkan over-parenting – Richard A. Honaker, MD, FAAFP-

Anak yang kesehatan mentalnya terganggu, cenderung lebih mudah emosi. Hal ini bisa membuat peningkatan kecemasan dan depresi pada ibu yang menjadi korban mom shaming. Inilah bahaya dari perilaku mom shaming, depresi tidak hanya dirasakan oleh si ibu, melainkan dirasakan juga oleh anak dari ibu korban mom shaming.

Maka akan lebih baik bagi para Bunda untuk saling berempati, memberikan dukungan dan semangat. Dibandingkan dengan melontarkan kritik yang bisa merujuk pada perilaku mom shaming. Yuk! Bunda saling merangkul antar satu sama lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *