Toxic Parenting: Ini Bahaya Sering Menyalahkan Anak!

Sebelum terlambat, yuk bunda-bunda mulai menghindari menyalahkan anak terus-menerus. (Sebunda.com/Desainer:Diyanpe)

Bunda-bunda, sering menyalahkan anak juga termasuk ciri toxic parenting loh, yakni pola asuh yang tidak sehat bagi si kecil! Naudzubillahiminzalik. Sebelum terlambat, yuk bunda-bunda mulai menghindari menyalahkan anak terus-menerus. 

Tak hanya itu, efek menyalahkan anak ternyata juga berbahaya lho, Bun. Menurut Psikolog Anak Bunda Lucy, efeknya bisa jangka panjang dan jika tidak diperbaiki bisa merepotkan orangtua nantinya saat anak sudah dewasa.

Kok bisa? Sebab, alam bawah sadar anak akan menyimpan memori kuat yang membuat dirinya jadi merasa bersalah, merasa bodoh, hingga merasa nggak disayang. 

“Semuanya akan terekam kuat di dalam alam bawah sadar anak, sehingga nantinya akan terus terbawa hingga dewasa. Untuk itu orangtua harus berhati-hati saat berkomunikasi dengan anak. Sebaiknya gunakan intonasi yang lembut serta kalimat positif yang memotivasi, bukan menjatuhkan harga diri anak,” tulis Bunda Lucy di akun Instagramnya. 

Menurutnya, menghargai anak itu adalah salah satu tugas orangtua.

“Orangtua harus menjamin agar anak tetap percaya diri, kuat, dan mandiri. Semuanya bisa dibangun dengan komunikasi yang sehat,” jelas Bunda lucy.

Bunda Lucy menambahkan jika anak terus menerus disalahkan akan membuat mentalnya semakin hancur. Hal ini berdampak saat anak dewasa, ia akan mencari perhatian di luar rumah dan bergaul bersama teman yang tidak tepat.

Bunda Lucy juga memberi nasihat untuk para orangtua agar belajar dari kesalahan dan lingkungan serta mengarahkan anak dengan cara yang lembut dan baik. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *