Begini Cerita Shireen Sungkar Alami Mastitis, Seperti Apa Gejalanya?

Shireen Sungkar membagikan cerita jika ia harus melewati hal yang tidak mengenakan karena masalah mastitisnya, yakni payudaranya harus dikompres hingga menimbulkan rasa seperti meriang. (Sebunda.com/Desainer:Diyanpe)

Beberapa waktu yang lalu, artis cantik Shireen Sungkar bercerita soal masalah mastitis yang dialaminya setelah melahirkan anak ketiganya. 

Melalui instagram storynya, Shireen Sungkar membagikan cerita jika ia harus melewati hal yang tidak mengenakan karena masalah mastitisnya, yakni payudaranya harus dikompres hingga menimbulkan rasa seperti meriang.

Sebagai informasi, mastitis merupakan peradangan yang terjadi di jaringan payudara. Jika hal ini terjadi, maka Bunda-bunda akan kesulitan memberi ASI pada si kecil karena payudara jadi sakit. 

Mastitis ternyata bukan pertama kali dialami oleh Shireen Sungkar, sebab pada anak keduanya, ia pun mengalami infeksi yang nyaris terkena mastitis. 

Dalam akun instagramnya, Shireen menshare ceritanya tersebut. Menurutnya hal ini bisa terjadi karena Shireen sering lupa menyusui anaknya secara bergantian pada payudara di kanan dan kirinya.

Morning sekedar sharing ,alhamdulillah Anak pertama lolos dari mastitis eh anaknkedua kena lupa nyusuin kanan kiri tengah malem sangking ngantuk nya,” tulis Shireen. “Alhasil pagi pd bengkak di pompa disusuin sakit dipengang aja ngilu ketulang ,,meriang plus pusing #drama #tapijujur. Ibu yg lagi nyusuin new born dan mungkin tengah malem udah ga begadang kaya saya karena babynya bobo paling sekali bangun nyusu tidur , tetep gantian kanan kiri karena bisa kena mastitis apalagi ada anemia ,makin gampangdeh,” ungkapnya.

Lalu, apa saja sih yang menyebabkan mastitis bisa terjadi? Dilansir dari Nakita.id, mastitis bisa terjadi karena saluran susu yang tersumbat atau ada susu yang tertinggal di payudara setelah menyusui.  Kemudian hal ini bisa menyebabkan infeksi dan membengkak.

Berikut beberapa gejala kalau Bunda-bunda mengalami mastitis:

  • Menggigil dan demam di atas 38 derajat celcius
  • Terasa seperti terkena flu
  • Payudara gatal
  • Payudara memar kemerahan
  • Payudara terasa nyeri saat menyusui
  • Ada benjolan yang menyakitkan di payudara
  • Ukuran payudara lebih besar sebelah
  • Puting bernanah
  • Mudah lelah

Untuk mengatasi hal ini, Bunda-bunda tetap harus menyusui si kecil. Meskipun sakit tapi sebaiknya tahan sebentar, ya. Sebab, menghentikan pemberian ASI saat terkena mastitis malah bisa membuat keadaan jadi makin memburuk. 

Selain itu, jangan lupa konsultasikan hal ini pada dokter, ya. Sebaiknya perbanyak istirahat dan jangan biarkan payudara penuh dengan ASI.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *