Dining Training Bisa Dimulai Dari Usia 12 Bulan Loh Bun!

Pembiasaan dining training ini secara perlahan bisa mulai bunda terapkan dari sejak si kecil berusia 12 bulan. (Sebunda.com/Desainer:Diyanpe)

Pertumbuhan bayi hari ke hari memang luar biasa ya Bun. Tanpa terasa si kecil sudah memasuki tahun pertama saja, padahal sepertinya baru kemarin tangisannya pertamanya seakan memecah dunia.

Seiring bertambahnya usia sang buah hati, salah satu hal penting yang harus kita ajarkan yakni mengajarkan bayi cara makan yang benar. Mulai dari mengenalkan jam makan, adab dan etika makan yang benar hingga pilihan makanan yang sehat.

Dalam Islam, adab makan sangat penting dilakukan untuk menghindari penyakit. Kelihatannya sepele, padahal dalam fiqih ath’imah, makan dengan cara salah bisa menjadi sumber masuknya penyakit.

Nabi pernah berkata kepada ‘Umar bin Abi Salamah:

يَا غُلامُ سَمِّ اللَّه وكُلْ بِيمِينكَ، وكُلْ مِمَّا يَلِيكَه

“Wahai bocah, bacalah bismillah, makanlah dengan tangan kanan dan ambillah makanan yang terdekat darimu.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Lalu, di umur berapakah anak mulai bisa diajarkan untuk makan dengan benar?

Menurut dr. Arlita, Sp.A, mengajarkan anak makan bisa dimulai ketika pekembangan anak sudah lebih baik, yakni biasanya di usia lebih dari 3 tahun saat anak bisa memahami emosi dan bisa diajak mematuhi peraturan.

“Saat memulai mengajarkan anak makan, pastikan anak sudah bisa memahami apa yang boleh dan nggak boleh dilakukan. Berikan contoh sesering mungkin seperti makan dengan tangan kanan dan sesekali boleh ajak anak makan di luar,” jelasnya.

Bisa Dimulai dari 12 Bulan

Meski demikian, pembiasaan dining training ini secara perlahan bisa mulai bunda terapkan dari sejak si kecil berusia 12 bulan. Bunda bisa memulainya dengan memberikan makanan dengan tekstur sesuai dengan pertumbuhan gigi serta cara memakannya yang nggak ribet.

“Berikan makanan yang mudah ditangani anak dan nggak perlu peralatan yang ribet untuk memakannya, seperti menggunakan sumpit. Berikan juga komposisi makanan yang sudah disesuaikan dengan kebutuhan anak,” tambah dr. Arlita. 

Untuk anak di atas usia 1 tahun, Bunda bisa memberikan anak makanan rumahan seperti yang dimakan oleh orangtuanya. Hal ini akan membuat anak jadi lebih lahap makannya. 

Nah buat bunda yang mau mencoba melatih perilaku makan yang benar pada si kecil, Bunmin mengutip beberapa tips yang bisa dicoba:

  • Mengatur jadwal makan utama dan makanan selingan dengan teratur, yakni 3 kali makanan utama dan 2 kali makanan snack
  • Batasi waktu makan, nggak boleh lebih dari 30 menit
  • Buat lingkungan yang menyenangkan untuk makan, misal makan di ruangan yang menyenangkan. Jangan lupa juga untuk membiasakan si kecil makan bersama keluarga di meja makan
  • Dorong anak untuk makan sendiri jika anak menunjukkan tanda tidak mau makan. Jika selama 10-15 menit anak masih nggak mau makan, sebaiknya akhiri proses makan dan latih anak untuk mengenali rasa kenyang dan laparnya sendiri
  • Jangan memaksa anak makan sampai memarahinya
  • Jangan membiasakan anak makan sambil bermain, nonton tv, atau jalan-jalan naik sepeda
  • Jangan memberikan minuman lain selain air putih
  • Jangan menjadikan makanan sebagai hadiah

Selain itu kunci utama pelatihan si kecil satu ya bun, kesabaran. Tak mengapa meja dan baju si kecil kotor dan berantakan asalkan buah hati bunda mendapatkan self experiment yang cukup saat mencoba dining training.  

Sumber: https://www.nhs.uk/conditions/pregnancy-and-baby/fussy-eaters/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *